Bisnis  

Apa Syarat Pinjaman Uang di Bank Syariah? Simak 5 Syarat dan Caranya Disini!

Syarat Pinjaman Uang di Bank Syariah
Syarat Pinjaman Uang di Bank Syariah

Sebelum mengetahui syarat pinjaman uang di Bank Syariah, banyak yang belum tahu apa itu Bank Syariah ? tentunya bagi sebagian orang istilah “syariah” masih terdengar asing bagi  istilah Bank yang terdapat imbuhan agama di belakanya. Ya,, Bank Syariah adalah salah satu Bank yang mengedepankan hukum konvensional secara prinsip hukum islam dalam pengelolaan sistem perbankannya.

Secara fungsi Bank Syariah memiliki kesamaan dengan Bank konvinsional lainya hanya saja hal yang membedakan di mana dalam Bank Syariah mengedepankan prinsip hukum islam secara kehati-hatian dalam menjalankan fungsi lembaga baitul mal, infak, sodakoh, hibah atau dana sosial dalam mendistribusikanya kepada pengelola seperti keinginan pemberi wakaf.

Sebagai mana yang tersera di dalam aturan pemerintah seperti yang tertuang di undang-undang nomor 21, tahun 2008 tentang perbankan syariah, Bank Syariah merupakan Bank yang menjalankan usaha perbankan berdasarkan prinsif syariah atau prinsip hukum islam, prinsif syariah yang di maksud mencakup: Prinsif keadilan dan keseimbangan (adl wa tawazun), kemaslahatan (maslahah), unibersalisme (amaliah), serta tidak menggandung gharar, maysir, riba, zalim serta objek haram sebagaimana yang di atur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Lalu bagaimana cara memperoleh pinjaman Bank Syariah ? berikut penjelasanya

Syarat Pinjaman Uang di Bank Syariah

Datang ke kantor cabang terdekat untuk melakukan pinjaman dengan menanyakan tentang mekanisme proses pinjaman sesuai dengan yang kita inginkan karna secara administrasi akan ada perbedaan antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional lainya, atau bisa juga kita menanyakan produk pinjaman apa yang cocok dengan kebutuhan kita karna Bank Syariah ada pelayanan konsultasi juga.

Baca Juga:   Lowongan Kerja Jasa Raharja Tahun 2022, Dicari 3 Posisi Ini

Setelah kita memahami proses mekanisme pinjaman di Bank Syariah maka lengkapi persyaratan administrasi untuk menunjang pengajuan pinjaman kita antara lain :

  • Identitas Pribadi

Identitas pribadi menjadi dokumen utama dalam tiap pengajuan segala sesuatu termasuk syarat pinjaman uang di Bank Syariah. Identitas tersebut seperti : Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) serta lain-lain yang persyaratanya terkadang tiap Bank berbeda.

  • Kartu Akta Nikah

Bagi sebagian Bank konvensional non syariah kebanyakan kartu akta nikah tidak di lampirkan dalam syarat pengajuan pinjaman akan tetapi di syarat pinjaman uang di Bank Syariah harus di lampirkan untuk memastikan kepemilikan milik bersama (suami-istri).

  • Buku Tabungan

Bukti transaksi 3 bulan terakhir menjadi acuan di dalam gambaran kondisi keuangan terakhir calon nasabah, dan dari saldo tersebut menjadi tolak ukur kemampuan nasabah di dalam kesanggupan pembayaran cicilan.

  • Bukti tidak adanya angsuran atau tanggungan hutang
Baca Juga:   Beda Bank Syariah dan Bank Konvensional, Yuk Simak!

Angsuran identik dengan pengeluaran seseorang, dan angsuran sangat mempengaruhi pengajuan pinjaman bisa di setujui atau tidaknya oleh Bank, maka pastikan kita tidak memiliki hutang (angsuran/cicilan).

  • Slip gaji

Apabila kita seorang yang memiliki gaji perbulan maka lampiran slip gaji 1-3 bulan terakhir perlu di lampirkan untuk memastikan kondisi pemasukan keuangan kita apakah dapat dijadikan dasar pemberian pinjaman oleh Bank atau tidak. Serta dapat mempengaruhi besar atau kecilnya pengajuan di Bank.

Demikian penjelasan syarat pinjaman uang di Bank Syariah ini kami sampaikan, dengan adanya hukum islam di dalam Bank Syariah Indonesia menjadi kabar baik bagi umat pelaku perbankan di seluruh indonesia dan di selurut dunia.

Say no to Riba. Mari menabung dan pinjam di Bank Syariah, Rahmatan lill alaamiin

Baca Juga Berita Terbaru Lainnya di Google New

Avatar Koran Fakta
KoranFakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.