Bisnis  

12 Syarat dan Cara Pengajuan Pengajuan Pinjaman Bank BNI Terbaru

Syarat dan Cara Pengajuan Pengajuan Pinjaman Bank BNI Terbaru
Syarat dan Cara Pengajuan Pengajuan Pinjaman Bank BNI Terbaru

Bank Negara Indonesia (BNI) di dirikan pada tahun 1946 berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 tahun 1946. Bank tertua di Indonesia ini kini tercatat sebagai Bank Nasional terbesar ke 4 dengan memiliki kurang lebih 27.224 pegawai. Dengan 5 anak perusahaan di dalamnya yakni Bank BNI Syariah, BNI Multifinance, BNI Sekuritas, BNI Life Insurance dan BNI Remittance Ltd.

Dari track record di atas sebagai Bank Nasional tentunya kita yang cinta akan produk indonesia ada baiknya dalam melakukan pengajuan pinjaman ke Bank, di BNI saja. Lalu bagaimana cara pengajuan pinjaman Bank BNI?

Cara pengajuan pinjaman Bank BNI

Pinjaman di Bank BNI merupakan salah satu solusi pembiayaan dalam memenuhi kebutuhan nasabah khususnya untuk bisnis usaha baik perorangan atau perseroan. selain layanan pengajuan pinjaman Bank BNI mudah dan cepat, Bank BNI menawarkan banyak sekali produk pinjaman yang beragam tentunya dengan tawaran yang sangat menarik, aman serta ramah dalam pelayananya.

Saat ini Bank BNI memberikan pasilitas pelayanan melalui online di “Mobile Banking BNI” dengan proses yang sangat cepat serta mudah untuk melakukan transaksi tanpa harus datang ke kantor cabang terdekat. Cukup dengan virtual semua transaksi selesai. Tetapi bagi nasabah yang ingin berinteraksi langsung dengan petugas untuk melakukan transaksi dapat melakukan proses pengajuan dengan datang langsung ke kantor-kantor cabang Bank BNI terdekat untuk melakukan pinjaman tertentu.

Ada baiknya untuk menunjang kelancaran dalam proses pengajuan pinjaman Bank BNI kita pastikan terlebih dahulu persyaratan apa saja yang harus di siapkan.

Persyaratan secara umum dalam pengajuan pinjaman Bank BNI

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) pasangan suami/istri (jika sudah menikah)
  • Kartu Keluarga
  • Surat nikah atau surat cerai (jika sudah berkeluarga)
  • Kartu NPWP
  • Dokumen kelengkapan usaha, (jika mengajukan pinjaman kredit usaha atau modal kerja)
  • Rekening Koran / tabungan 3 bulan terakhir
  • Slip Gaji atau Surat Keterangan Penghasilan
  • Neraca dan laporan laba rugi terbaru (untuk perusahaan)
  • Akta pendirian perusahaan dan izin usaha
  • Sertifikat praktek profesional
  • Dokumen kepemilikan agunan berupa : Sertifikat  Agunan Hak Milik (SHM), atau Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB), atau Sertipikat Hak atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS), dan IMB PBB
Baca Juga:   Meningkatkan Kinerja Karyawan: 5 Strategi Efektif yang Wajib Dicoba

Tujuan pinjaman menentukan jenis pengajuan yang akan di rencanakan dalam memilih produk apa yang paling sesuai dengan kebutuhan kita. Termasuk pinjaman tersebut apakah untuk modal usaha atau untuk poya-poya (beli kendaraan mobil atau motor, perhiasan dll). Karna Bank BNI sangat mempasilitasi keinginan tersebut dalam banyak sekali menyediakan penawaran dalam bentuk pelayanan pengajuan pinjaman Bank BNI seperti di bawah ini :

Berikut 8 jenis kredit pengajuan pinjaman Bank BNI

  • Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Pinjaman kredit tanpa jaminan ini sangat cocok untuk segala kebutuhan bagi nasabah yang bekerja sebagai pegawai, karyawan ataupun pensiunan

  • Kredit Modal Kerja (KMK)

Pasilitas kredit yang di berikan bersifat khusus untuk pembiayaan kerja dengan KMK Revolving limit kredit di atas 500 juta s/d 25 miliar dengan pencairan di sesuaikan kebutuhan. KMA non Revolving limit di atas 500 juta s/d 25 miliar dengan pencairan di lakukan sekaligus

  • Kredit Mikro (KM)

Kredit ini sangat cocok untuk pengusaha mikro yang ingin menambah investasi atau modal kerja. Dengan limit pinjaman hingga 500 juta dalam jangka waktu 5 tahun. Agunan berupa objek yang dibiayai dan fixed assets

  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

KPR adalah jenis kredit untuk pembiayaan kepemilikan rumah, dengan jaminan properti dengan suku bunga yang kompetitif proses sangat mudah dengan jangka waktu hingga 20 tahun dengan penawaran beberapa jenis KPR di antaranya, Reguler, Take Over, Top Up, Syariah dan lain-lain

  • Kredit Multiguna (KM)
Baca Juga:   6 Tips Jitu Menjadi Wirausaha Sukses Bagi Mahasiswa: Bukan Hanya Belajar di Kampus!

Adalah jenis pinjaman yang mengunakan agunan property untuk memberikan kredit yang bisa di gunakan untuk segala kebutuhan

  • Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)

Sasaran KKB lebih kepada kendaraan bermotor jenis kredit yang membiayai pembelian kendaraan ini menjaminkan kendaraan yang di beli dengan KKB tersebut

  • Kredit Investasi (KI)

KI adalah fasilitas kredit untuk membiayai kebutuhan modal seperti rehabilitasi, moderenisasi dan perluasan pendirian proyek baru terkait investasi dengan limit di atas 500 juta s/d 25 miliar dalam valuta rupiah maupun asing dengan pencairan sekaligus atau bertahap sesuai tujuan pengunaan dengan agunan berupa objek yang di biayai.

  • Kredit Invoice Financing (KIF)

KIF adalah fasilitas pembiayaan yang di berikan kepada principal yang telah bekerja sama dengan Bank dalam rangka pencepatan pebayaran invoice yang ditagihkan ke supplier ke principal. Limit kredit di atas 500 juta s/d 25 miliar

Setelah kita menentukan jenis pinjaman apa yang akan kita ambil. Disertai dengan kesiapan kelengkapan dokumen pribadi , maka sudah bisa di pastikan pengajuan kita di terima dan di setujui oleh pihak Bank BNI. Untuk kredibilitas sekali lagi kami sampaikan bahwa Bank BNI terdepan dalam karya inovasi pelayanan dan keamanan untuk anak bangsa.

Bank BNI !!! ,,,, Bank nya warga negara indonesia..

Demikian cara pengajuan pinjaman Bank BNI kami jabarkan semoga bermanfaat.

Baca Juga Berita Terbaru Lainnya di Google News

Avatar Koran Fakta
KoranFakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.