Bisnis  

3 Cara Budidaya Ikan Nila, Kolam Tanah, Kolam Beton Maupun Kolam Terpal Dengan Mudah

Cara Budidaya Ikan Nila, Kolam Tanah, Kolam Beton Maupun Kolam Terpal
Cara Budidaya Ikan Nila, Kolam Tanah, Kolam Beton Maupun Kolam Terpal

Budidaya ikan nila saat ini merupakan potensi yang sangat menjanjikan sehingga banyak kalangan mulai tertarik untuk membudidayakan ikan nila, hal ini di karnakan budidaya ikan nila dapat di lakukan dengan beberapa tehnik cara budidaya ikan nila serta pemeliharaan ikan nila di antaranya adalah :

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Tanah

sungguh sangat umum kita jumpai pemeliharaan ikan nila di kolam tanah dan melihat dari kelebihanya kolam tanah memiliki pakan alami sehingga selain pakan utamanya (pelet) kolam tanah juga banyak menyediakan berbagai jenis pakan tambahan seperti ganggang (tumbuhan air) serangga air, dll sehingga cara budidaya ikan nila di kolam tanah lebih banyak di minati oleh peternak ikan.

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton

Di samping cara pemeliharaan ikan nila di kolam tanah bagi yang tidak memiliki lahan luas tapi ingin memelihara ikan nila maka kolam beton dapat menjadi alternatif, hal ini dikarnakan cara budidaya ikan nila di kolam beton dari segi efisiensi lahan yang terbatas dan kurang menjadi lahan efektif.

Cara Budidaya Ikan Nila di Kolam Terpal

Trend saat ini selain budidaya di kolam tanah dan kolam beton budidaya di kolam terpal baik kolam terpal kotak ( kerangka apa saja) ataupun kolam terpal bulat (berkerangka besi) sangat menjanjikan karna murah meriah sehingga untuk finishing alternatif kolam terpal menjadi solusi bagi pecinta budidaya ikan nila selain kolam tanah dan kolam beton dengan segala kelebihan dan kekuranganya.

Baca Juga:   Cara Budidaya Ikan Gabus, 8 Langkah Penentu Hasil Panen Berlimpah

Teknik Cara Budidaya Ikan Nila

Untuk teknik pemeliharaan budidaya ikan nila baik di kolam tanah, kolam beton mau pun kolam terpal memiliki sistem yang dapat di sesuaikan dengan tujuan dari pemeliharaan itu sendiri, berikut dapat kita tentukan sesuai dengan keperluan pemeliharaan :

  1. Sistem alami

Sistem ini biasa kita jumpai di kolam ikan tanah skala rumahan, dikarnakan skala budidaya sistem alami hanya menabur untuk sekedar hiburan ataupun hobi dan sistem alami ini murni mengandalkan oksigen terlarut yang ada dalam air di kolam tanah tanpa adanya tambahan oksigen dari media lain yang otomasis rumus tebar ikan tidak bisa melebihi dari kondisi kolam tanah, sedangkan jika tujuanya untuk budidaya bisnis maka kita perlu memberi tambahan oksigen terlarut, baik dari adanya air mengalir ataupun kincir dan untuk kolam tanah tidak kami rekomendasikan penggunaan aerator (tiupan udara).

  • Sistem resirkulasi alami

Sistem resirkulasi alami adalah sistem sirkulasi di mana kolam memiliki aliran air alami seperti aliran air dari sungai ataupun parit dengan tujuan mengganti air dari kontaminasi kotoran ikan ataupun sisa makanan dan hal ini menjadi sangat penting di karnakan di samping menyaring  juga dapat memberi larutan oksigen dari aliran air tersebut ke kolam.

  • Sistem resirkulasi manual

Sistem resirlukasi merupakan perputaran air dalam kolam di alirkan melalui penyaring untuk di alirkan kembali dengan tujuan untuk menyaring amoniak kotoran dan sisa makanan yang dapat menyebabkan racun bagi ikan hal ini biasanya dapat di buat secara manual dengan menggunakan tangki dengan di isi bebatuan, arang kayu dan kain serabut.

Baca Juga:   Banyak Uang Receh Koin? Simak 5 Poin Tips Menabungnya!
  • Sistem bioflok

Sistem bioflok bagi pembudidaya ikan nila saat ini sudah tidak asing lagi terlebih banyaknya pembudidaya yang menggunakan sistem tersebut, bioflok adalah salah satu sistem tehnik melalui rekayasa oksigen terlarut dengan menggunakan suatu mesin yang kita sebut dengan Aaerator, pungsi dari erator tersebut adalah untuk menambah pasokan oksigen dan pemanfaatan mikro organisme positif untuk air kolam dan ikan lebih sehat, di samping itu juga dapat memberi tambahan pakan alami berupa plok itu sendiri.

Jadi dari ringkasan penjelasan di atas mengenai cara budidaya ikan nila dapat kita ambil kesimpulan bahwasanya budidaya ikan nila memiliki tehnik ataupun metode cara yang dapat kita tentukan sesuai dengan yang kita inginkan baik untuk tujuan hobi ataupun budidaya bisnis, semoga penjelasan kami dapat bermanfaat.

Baca Juga Berita Terbaru Lainnya di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.