Home Umum Waspadai Mikropenis Dapat Menyerang Anak Gemuk

Waspadai Mikropenis Dapat Menyerang Anak Gemuk

751
0
SHARE

Oleh : dr. Peter G.Tendean, MKes., SpAnd – RS. Husada Utama

Mikropenis adalah suatu kelainan yang diderita pada anak di usia pertumbuhan, dimana ukuran atau panjang penis anak tersebut tidak seperti lazimnya anak-anak pada usia sebayanya.

Seorang anak yang dikatakan mikropenis itu tidak ada ukuran tertentu. Sebagian besar mikropenis paling sering diderita pada anak-anak yang mengalami kegemukan. Karena apabila seseorang mengalami kegemukan baik itu pria atau wanita terkadang hormon esterogennya semakin banyak. Sehingga pertumbuhan untuk sistem alat kelamin prianya terganggu. Pasalnya hormon ini ialah hormon yang dihasilkan oleh wanita dewasa.

babyAkan tetapi tidak selalu kegemukan itu mengalami mikropenis. Bila anak yang tidak gemuk tapi dia mengalami mikropenis itu biasanya disebabkan oleh adanya gangguan hormonal sewaktu masa pertumbuhannya. Karena itupun, juga bisa mengalami hambatan dari pertumbuhan penisnya. Dapat pula disebabkan oleh adanya ketidak seimbangan hormone pria dan wanita dalam tubuh anak tersebut bisa juga dia lebih cenderung ke horon wanitanya.

Ada juga disebabkan karena oleh reseptor di tubuh pada anak tersebut kurang peka terhadap hormon pria (Parsial androgen intensity syndrome). Hal itu bukan hanya penisnya yang terganggu, namun bisa juga organ genitalia lainnya juga mengalami gangguan pertumbuhan.untuk mengetahui mikropenis atau tidak bisa dengan cara menekan sampai ke oskubis (tulang kemaluan), kemudian kita ukur sampai ujung dari kemaluan atau sampai pada glans (kepala kemaluan). Pengukuran tersebut dilakukan dalam kondisi penis tidak ereksi. Biasanya sering terjadi kesalahan, banyak mereka yang mengukur dari tulang kemaluan sampai ke ujung kulum ( kulit kemaluan) bagi anak-anak yang belum khitan, karena panjang dari kulum yang belum dikhitan tersebut bisa lebih dari 1 cm dan itu bisa menimbulkan kekeliruan dari ukuran sesungguhnya karena kulum itu tidak diukur.

Berdasarkan sumber data Handbook Of Normal Physical Measure Genetics, University Of British Columbia, mencatat rata-rata ukuran panjang penis anak yang normal denagn berat badan ideal yaitu anak dengan usia 2 tahun maka panjang penisnya dalam kondis tidak ereksi adalah 3 cm. apabila pada anak usia 4 tahun, seharusnya panjangny a4 cm. sedangkan untuk usia 6 tahun maka panjang penisnya 4,5 cm. pada anak usia 8 tahun panjang penisnya 5 cm.

Ukuran panjang penis antara orang Asia dengan Eropa memang tidak sama. Orang Asia ukurannya lebih mini daripada Eropa untuk ukuran pemis pria dewasa yang normal bagi orang Asia, bila tidak ereksi kurang lebih adalah 8 cm, jika sudah ereksi bisa mencapai ±15 cm. Sedangkan untuk orang Eropa bila ereksi hingga mencapai 17-20 cm.

Kebanyakan orang tua yang datang ke dokter untuk mengetahui anaknya mengalami mikropenis atau tidak, saat mengetahui ukuran penih anaknya lebih kecil daripada ukuran penis teman sebayanya.

Kasus mikropenis, kebanyakan pasien datang menjelang aqil baliq, sehingga pengobatan hasilnya tidak maksimal dimana hormon pria sudah berjalan, yang fungsinya untuk merangsang pertumbuhan penis.

Apabila pengobatan mikropenis memasuki aqil baliq, namun usia pasien masih belasan tahun, maka dokter masih bisa memberikan terapi dan kemungkinan besar masih bisa membantu untuk menambah ukuran penisnya. Namun, jika terapi pengobatan dilakukan saat pasien dibawah usia 10 tahun hasil bisa maksimal.

Editor: Agung Budiarto

Sumber : RS Husada Utama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

thirteen − one =