Generasi Muda Butuh Tahu Ragam Budaya

Parade budaya ini juga dimeriahkan para duta kesenian dari seluruh kecamatan se wilayah Kabupaten Kediri yaitu Parade Gambuh Pasjar ( Paguyuban Seni Tari Jaranan), Bantengan,Tari Rampak Remo, Jaranan Dhor (Kandangan), Tiban (Sodolanang, Ngadiluwih –Banyakan). Tari Bantengan (Puncu,Kepung); Reog Ponorogo ( Ngancar dan Gampengrejo); Seni Hadrah (Kayenkidul dan Pagu); Parade Batik (Diskoperindag); Tari Tradisi (Ngasem, Plemahan); Jaranan Pegon, Gambuh (Kandat, Ringinrejo); Kota Kediri yang menyumbangkan atraksi Tari Remo Kreasi, Acara prosesi upacara adat, Parade Barongsai, dan yang tampil di akhir kirab parade marching dari band SMAN 2 Pare Kediri.

Tampil pula peserta duta kesenian dari luar kota, yaitu Forum Suara Deling (Surakarta)  menampilkan  musik bambu, Padepokan Gedong Putih menggelar Tarian Mandilaras (Kabupaten Pamekasan); Tari Kepang Dhor dari Lamongan; Kesenian Tari Reog Gendang (Tulungagung); Kesenian Patrol ( Sidoarjo); Seni musik Capoiera (ISI Surakarta) dan duta kesenian Universitas Negeri Malang.

Tidak kurang sepuluh ribu orang dari berbagai usia hadir memenuhi sepanjang jalan depan kantor Bulog, Paron, Kediri, tempat start dilakukan, hingga finish di depan Terminal area Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri. Antusiasme warga menyempat hadir membuktikan budaya Indonesia masih melekat di hati rakyat.

Surodjo, Komandan Duta Kesenian Kabupaten Tulungagung yang juga masih menjabat Kepala  Bidang Kebudayaan Kabupaten Tulungagung menuturkan, senang event ini bisa terlaksana setiap tahun. “ Even ini bisa memacu generasi muda mencintai budayanya sekaligus melestarikannya. Setiap tahun Kabupaten Tulungagung selalu hadir di event ini, Ini even sangat menarik.” ujarnya.

Kabupaten Tulungagung tahun ini menampilkan Tarian Reog Kendang yang didukung oleh 50 orang personil tari profesional.

Hal senada juga diungkapkan Galuh (18 tahun), siswa SMA 8 Kediri ini mendukung jika event ini bisa berlangsung setiap tahun. “ Sangat mendukung diadakan setiap tahun, karena berguna bagi orang muda. Bisa tahu ragam budaya tari dan seni Indonesia, khususnya Kediri,” katanya.

Demikian juga, Nurwakid, (60 tahun), warga Kasembon, Malang, mengharapkan event ini dikemas profesional agar lebih menarik. “Pernik budaya bangsa ini, khususnya wilayah Kediri menakjubkan, patut dikembangkan berkesinambungan.” ungkapnya.

Seperti diketahui Parade Budaya dan Pekan Pariwisata ini dijadwalkan berlangsung pada 16 sd 25 Juni 2012, berbagai acara dikemas antara lain, pameran budaya, lomba kesenian, kontes batik, musik, pemilihan duta wisata remaja serta pasar murah produk-produk UKM. [abu/fai]