Melestarikan Tradisi Turun Temurun lewat Pijat

KORANFAKTA.NET, KEDIRI — Tak kurang 150 orang warga menghadiri undangan pelayanan pengobatan tradisional gratis yang  diadakan Persatuan Akupunkturis Seluruh Indonesia (PAKSI)  Cabang Kediri bekerja sama dengan Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) Cabang Kediri serta pemerintah desa Besuk, Gurah, Kediri.

Acara berlangsung di kediaman Drs. Tarjono (almarhum) di Desa Besuk, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Ahad pagi hingga siang (21/5/2017).

Pendaftaran klin di acara baksos PAKSI dan PAP3I Cabang Kediri, Ahad (21/5/2017) di Gurah Kediri (photo Abu)
Pendaftaran klin di acara baksos PAKSI dan PAP3I Cabang Kediri, Ahad (21/5/2017) di Gurah Kediri (photo Abu)

Andi Nurtaqwa P,M.Kes, Ketua panitia bakti sosial mengatakan, kegiatan bakti sosial ini terasa spesial sekali, karena baru pertama kalinya kegiatan ini dilaksanakan oleh perkumpulan para pemijat tradisional di wilayah Kediri.

“ Baksos ini yang pertamanya di Kediri, pelaksananya organisasi penyehat tradisional, meskipun begitu ada juga baksos setiap enam bulan sekali, yang diselenggarakan oleh komunitas lain,” ungkapnya .

Andi yang juga akupunkturis ini merasa senang atas suksesnya bakti sosial kesehatan pijat komplementer dan pijat akupresur ini.

“Acaranya sukses, masyarakat antusias datang berobat, karena sejatinya mereka ingin sehat, sehingga layanan kesehatan tradisional yang turun temurun ini bisa jadi solusi alternatif pengobatan,” tambah Andi.

Sementara itu Paiman (55 tahun) yang  datang merasa kelelahan dan sering batuk  berterimakasih ada bakti sosial kesehatan di desanya. Ia selama ini jika lelah dan capek biasanya hanya berobat dipijat.

“ Senang pak bisa pijat gratis, yang mijat juga sudah berpengalaman sepertinya. Saya cocok, enak pijatnya. Badan kembali seger.” tutur Paiman didampingi anaknya.

Agus Budiono,  mewakili  Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia (P-AP3I) Cabang Kediri mengatakan, kerja sama  bakti sosial ini membuktikan  pengobatan alternatif pijat dan akupunktur  masih dibutuhkan masyarakat luas, di saat biaya berobat yang mahal. Masyarakat butuh alternatip perawatan dan penyembuhan agar sehat.

“Ke depan P-AP3I (Perkumpulan Para Pemijat Penyehatan Indonesia) Cabang Kediri akan terus melakukan bakti sosial kepada masyarakat dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, sebagai wujud menjaga tradisi pengobatan tradisional turun menurun lewat pijat dan kecintaan kepada profesi.” tuturnya.

Editor/Photo : Agung Budiarto