Home Jawa Timur Kapolsek Balongpanggang Tak Ampuni Pedagang Miras

Kapolsek Balongpanggang Tak Ampuni Pedagang Miras

567
0
SHARE

Laporan Wartawan Koranfakta.net Muhammad Muis

KORANFAKTA.NET, GRESIK – Jajaran Polsek Balongpanggang, Gresik, kini gencar memerangi peredaran minuman keras yang belakangan ini mulai marak beredar di wilayah itu. Alhasil, melalui operasi rutin cipta kondisi yang dipimpin langsung Kapolsek Balongpanggang AKP Abdul Rokib, SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Balongpanggang Aiptu Sigit Hananto, berhasil menyita puluhan botol miras jenis arak di tiga tempat warung yang dicurigai petugas telah menjual minuman haram.

Puluhan miras jenis arak berhasil disita jajaran Polsek Balongpanggang melalui operasi rutin cipta kondisi. (Ft. MAD)
Puluhan miras jenis arak berhasil disita jajaran Polsek Balongpanggang melalui operasi rutin cipta kondisi. (Ft. MAD)

AKP Abdul Rokib mengatakan, pihaknya tidak akan berkompromi dengan peredaran miras. Sebab minuman haram ini, berpotensi menimbulkan kriminalitas dan gangguang ketertiban dan keamanan di masyarakat.

“Kita tidak akan pernah beri ruang bagi penjual miras di wilayah hukum Polsek Balongpanggang ini. Kegiatan rutin operasi cipta kondisi akan terus kami lakukan dalam rangka memberi pelayanan keamanan kepada masyarakat,” ujar mantan Kapolsek Gresik Kota ini.

Disebutkan, dari hasil operasi yang dilakukan sehari menjelang perayaan tahun baru, pihaknya berhasil menyita arak botol ukuran besar 1.500 mili liter sebanyak 3 botol, botol ukuran 600 mili liter sebanyak 32 botol. Meski miras ini masuk tindak pidana ringan (Tipiring) namun pihaknya akan tetap melanjutkan proses hukumnya ke pengadilan untuk memberi efek jera bagi penjualnya.

“Tetap kita teruskan ke proses hukum. Sebab penjualnya ini sudah sering kali diingatkan untuk menghentikan binis minuman haram ini. Namun yang bersangkutan tak mengindahkan,” kata Rokib.

Selain miras, pihak Polsek Balongpanggang juga terus mewaspadai keberadaan warung remang-remang yang beroperasi di wilayah Dleg, Kabupaten Lamongan. Sebab dikhawatirkan akan merembet ke wilayah Balongpanggang karena berbatasan langsung dengan lokasi ini. Dari kabar yang diperoleh, warung remang-remang ini, ditengarai menyediakan bisnis esek-esek yang eksekusinya di luar lokasi itu.

“Tapi kita tidak ingin lengah atas hal ini, karena pada dasarnya kita mendukung Pemkab Gresik menjadikan kabupaten ini sebagai Kota Santri,” tambah AKP Abdul Rokib. (Mad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − 6 =