Home Jawa Timur SDN Gebang 1 Bangkalan lolos verifikasi Adiwiyata Nasional

SDN Gebang 1 Bangkalan lolos verifikasi Adiwiyata Nasional

683
0
SHARE

Laporan Wartawan Koranfakta.net Muh Hasan Sibti Rosul

KORANFAKTA.NET, Bangkalan — Adiwiyata merupakan program pemerintah dari Kementerian Lingkungan Hidup bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program yang awalnya tahun 2006 terbatas bagi sekolah-sekolah di pulau Jawa. Mulai 2007 terbuka untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sekolah yang masuk penilaian program tersebut harus memenuhi 4 komponen kriteria Adiwiyata.

sri-sdn-gebang2Kriteria Adiwiyata antara lain, pertama, adalah kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan. Kedua, kurikulum berwawasan lingkungan. Ketiga, kegiatan berbasis partisipatif. Dan keempat, fasilitas pendukung yang ramah lingkungan.

Lima tingkatan penghargaan Adiwiyata, diantaranya Adiwiyata tingkat kabupaten atau kota, provinsi, nasional, dan tingkat mandiri.

sri-sdn-gebang1Khusus penghargaan Adiwiyata tingkat Mandiri diberikan kepada sekolah yang sudah mampu membina sekolah lain untuk ikut berwawasan dan berbudaya lingkungan hidup.

Adiwiyata bukanlah acara lomba. Melainkan usaha pemerintah untuk menstimulasi warga sekolah membangun kepribadian dan budaya yang peduli dan ramah terhadap lingkungan hidup.

“Adiwiyata itu sebetulnya ingin menggugah warga sekolah agar peduli terhadap lingkungan hidup. Jadi yang mau dicapai dalam jangka panjang adalah perubahan prilaku atau mencapai suatu budaya ramah lingkungan,” ujar Budi Susilo dari UI yang ditugasi untuk menilai Adiwiyata, Kamis (20/10/2016), di Bangkalan, Madura.

Lebih lanjut Budi Susilo yang juga menjabat Ketua Program Studi, Sekolah Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia ini mengatakan, ada 850 sekolah dari 32 provinsi se Indonesia, namun hanya 500 sekolah dari 30 provinsi masuk kriteria Adiwiyata. Dua provinsi lainnya gagal masuk penilaian Adiwiyata.

sri-sdn-gebang3Sebanyak 115 sekolah kriteria Adiwiyata tersebar di provinsi Jawa Timur. Salah satu sekolah di Jawa Timur yang masuk calon sekolah Adiwiyata tingkat nasional adalah SDN Gebang I Bangkalan, Madura.

“Dari 850 sekolah yang tersebar di 32 provinsi hanya  500 sekolah masuk kriteria Adiwiyata.  Yang 115 sekolah ada di Jawa Timur, salah satu di antaranya SDN Gebang I Bangkalan.” terang Budi pada acara kunjungan verifikasi Adiwiyata di SDN Gebang I Bangkalan.

Diantara sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bangkalan. SDN I Gebang Bangkalan adalah sekolah satu-satunya yang berhasil masuk verifikasi sebagai calon sekolah Adiwiyata tingkat nasional.

SDN Gebang I Bangkalan ini tahun 2014 lalu dinobatkan sebagai sekolah penerima Adiwiayata tingkat provinsi.

Sri Pujiastutitk, Mpd.,Kepala Sekolah SDN Gebang I, berharap sekolah yang dipimpinnya menjadi cikal bakal sekolah Adiwiyata yang ada di wilayah Kabupaten Bangkalan.

“Mudah-mudahan ini merupakan cikal bakal di Kabupaten Bangkalan, Karena SD Gebang I masih satu-satunya yang maju di tingkat nasional, sehingga nanti akan lahir sekolah-sekolah Adiwiyata yang lain.” tutur Kepala Sekolah SDN Gebang I pada sambutan acara verifikasi Adiwiyata.

Lebih lanjut Kepsek mengatakan sekolah yang dipimpinnya mengusung visi yaitu mengembangkan seluruh potensi peserta didik secara maksimal peduli terhadap lingkungan hidup. Guna mencapai itu, sekolah yang dipimpinnya melakukan beberapa usaha antara lain, pencegahan terhadap terjadinya pencemaran lingkungan, mengadakan kegiatan lingkungan hidup.

sri-sdn-gebang4Sri berharap Adiwiyata bisa menginspirasi warga sekolah mengembangkan atau membudayakan merubah tingkah laku warga sekolah untuk mencintai lingkungan

“Mudah-mudahan apa yang disampaikan beliau tadi (tim verifikasi Adiwiyata) bisa menginspirasi kami warga sekolah nanti di dalam mengembangkan atau membudayakan merubah tingkah laku anak-anak kami untuk mencintai lingkungan.” ucapnya.

Di tempat lain. Kepala Dinas Badan Lingkungan Hidup Sa,ad Asyari diminta pendapat terkait program Adiwiyata di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bangkalan  mengakui pihaknya sudah memberi dukungan baik pembinaan maupun prasarana.

“Kita suah mengajak mereka untuk berkiprah di Adiwiyata. Selain itu LH mendukung sarana seperti tempat sampah, biopori (sumur resapan), green house dan sebagainya. tututrnya kepada Koranfakta.net(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − thirteen =