GP Ansor Gresik Napak Tilas Unjuk Kekuatan

KORANFAKTA.NET, GRESIK – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Gresik, Selasa (31/1/2017) siang menggelar napak tilas ke makam para wali yang ada di Kota Santri julukan lain Kabupaten Gresik.

Napak tilas yang diikuti ratusan anggota Ansor dan Banser ini, selain untuk ziarah sekaligus unjuk kekuatan dalam rangka melawan radikalisme dan menolak khilafah di bumi NKRI.

Sebelum napak tilas, Ansor dan Banser yang merupakan garda terdepannya organisasi Islam terbesar di negeri ini menggelar apel siaga NKRI di halaman kantor Pimpinan Cabang (PC) NU Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Gresik.

ansor grk1Apel siaga NKRI yang diselenggarakan Ansor dan Banser ini dihadiri langsung Ketua PC NU Gresik KH Khusnan Ali, petinggi NU, Ketua GP Ansor Gresik Ahmad Junaidi, Komandan Banser Gresik Anharul Mahfud dan pengurus PAC NU se Gresik.

Ketua GP Ansor Ahmad Junaidi mengatakan, pihak mengajak masyarakat Gresik untuk secara aktif dalam memelihara dituasi kondusif di Gresik yang aman, nyaman, rukun, guyub dan saling menghargai agar pembangunan bisa berjalan dengan baik.

 Ketua GP Ansor Gresik Ahmad Junaidi (tengah) usai gelar apel siaga NKRI. (Photo Muh/Kota)

Ketua GP Ansor Gresik Ahmad Junaidi (tengah) usai gelar apel siaga NKRI. (Photo Muh/Kota)

Selain itu, GP Ansor dan jajarannya mengajak masyarakat untuk tetap memperkokoh rasa persatuan, memperkuat komitmen kebangsaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.

“Kita juga mendukung penegak hukum bertindak tegas kepada siapapun yang melakukan tindakan yang nengarah kepada kekerasan, caci maki, ujaran kebencian, fitnah, hoax dan menghina simbol negara ataupun setiap kegiatan yang mengancam keutuhan NKRI,” ujar Junaidi.

GP Ansor Gresik, lanjut Junaidi mengaku siap berdiri di garda depan menghadapi setiap tindakan sebagaimana yang telah disampaikan tadi di atas.

“Intinya, GP Ansor Gresik, akan selalu ada di tengah masyarakat untuk membantu pemerintah dalam memerangi paham radikal, melawan khilafah dan hal-hal yang memecah belah keutuhan NKRI,” tegasnya. (muh/abu)