Aset dan Batas Desa Butuh Kejelasan

KORANFAKTA.NET, GUNUNG MAS, KALTENG – Aset desa  di wilayah Kabupaten  Gunung Mas, Propinsi Kalimantan Tengah  masih belum jelas terdata dan terjaga baik. Setiap Kepala Desa ingin agar seluruh aset desa bisa dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya dan selalu diperhatikan.

Pemerintahan Desa , sebaiknya memelihara seperti kantor desa, tanah kuburan desa, tanah desa, luas desa, lapangan desa, rumah ibadah desa, tanah adat milik desa masing masing, dan yang sangat memprihatinkan yaitu petensi desa dan tanda batas desa. Tanda Batas Desa kalau kita lihat  sekarang ini suatu  Hal yang disepelekan baik oleh pemerintah maupun oleh warga.

Masih banyak batas desa/wilayah yang hanya dibatasi sungai-Photo Untung/KORANFAKTA
Tanda batas desa/wilayah yang hanya berupa sungai-Photo Untung/KORANFAKTA

Berkaitan dengan hal tersebut , setiap pergantian Kepala Desa pasti banyak sekali  penyusutan jumlah aset-aset desa oleh karena itu maka aset desa harus di amankan untuk kelangsungan dan menunjang seluruh kegiatan yang ada di desa.

Belum adanya  upaya perlindungan aset desa  sangat mengundang keprihatinan seluruh masyarakat.karena mulai dari hal-hal yang kecil saja kita harus  jeli melihat  suatu masalah, jangan sampai aset desa hilang dengan sendirinya.

Program strategis pemprov untuk penguatan kapasitas pemerintah Desa yang di kemas dalam program mamangun tuntang mahaga lewu PM2L, memang sudah di laksanakan , tetapi masih belum ada yang berkaitan tentang penegasan status aset desa, apa lagi sekarang banyak sekali perkebunan yang mau musuk ke desa-desa contohnya, Gumas Alam  Subur ( GAS ), dan Kurun Sumber Rejeki ( KSR ) ,yang mau masuk khususnya di wilayah Kecamatan Kurun pasti akan  berpengaruh  terhadap tanah desa dan tanah adat desa.

Bobby Irawan , S.T  Kepala Desa Pilang Munduk, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, mengungkapkan, seharusnya ada anggaran  khusus,  melalui dana bantuan kepada pemerintah desa untuk kegiatan mengamankan  atau membuat  sertifikasi aset desa yang telah di miliki oleh desa.

” Seharusnya ada anggaran untuk mengelola aset desa. Bagaimanapun aset desa yang  diwariskan oleh Tetua Desa kita zaman dulu jangan sampai hilang dan musnah seiring dengan pergantian Kepala Desa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bobby mengharapkan  jajaran pemerintah baik daerah maupun pusat berupaya bisa mempertahankan aset-aset desa yang ada  di wilayah  Kabupaten Gunung Mas agar tidak hilang dan musnah.

Reporter : Untung
Redaktur : Agus Budiono