Home Regional Polda Jawa Timur gelar Operasi Zebra Semeru 2016 selama 14 hari

Polda Jawa Timur gelar Operasi Zebra Semeru 2016 selama 14 hari

700
0
SHARE

KORANFAKTA.NET, Pasuruan — – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menggelar Operasi Zebra Semeru 2016 selama 14 hari mulai tanggal 16-29 November 2016 untuk menjaga keamanan, kenyamanan  dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas,

Hal tersebut ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2016 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol. Anton Setiadji pada hari Rabu, (16/11/2016 ) di halaman Mapolda Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya.

kapol-n-akpKapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji mengatakan,  kepolisian akan terus berupaya menekan pelanggaran lalu lintas di antaranya dengan memberikan tindakan preventif, represif maupun edukasi kepada masyarakat.

“Operasi Zebra Semeru 2016 akan melibatkan anggota kami sebanyak 2.572 personel dari Polda Jatim dan jajaran,” ujarnya.

Kapolda menjelaskan, target operasi Zebra Semeru 2016 untuk penindakan di lapangan antara lain, pengemudi kendaraan bermotor yang di jalan umum maupun di jalan tol yang mengendarai kecepatan di atas 100 Km/jam, kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat kelengkapan kendaraan,

“Menindak lanjuti bagi  pengendara yang tidak mengenakan helm SNI, pengguna kendaraan yang berhenti di sembarang tempat, mengemudikan kendaraan melawan arus, mengemudi di bahu jalan, tidak menggunakan sabuk keselamatan, mengoperasikan handphone saat berkendara juga akan ditindak,” tambah Kapolda.

“Bukan penindakan saja yang dilakukan Operasi Zebra Semeru 2016, namun edukasi kita lakukan untuk membantu masyarakat antara lain pengawalan perorangan, menyeberang jalan bukan pada tempatnya, parkir liar dan meminta sumbangan di jalan. Dan tujuan operasi Zebra Semeru 2016, operasi cipta kondisi (cipkon) untuk menurunkan angka kecelakaan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2017,” terang Kapolda.

Sementara itu, AKP. Evon Fitrianto, Kasatlantas Polres Kabupaten Pasuruan menjelaskan, Operasi ini mengedepankan penindakan di lapangan terutama pelanggaran yang berpotensi laka lantas yang terjadi dilapangan.

” Disamping itu kita juga melakukan tindakan prevenitif berupa antara lain, sosialisasi, himbauan, pasang banner dan spanduk serta tindakan preventif berupa penjagaan di pos-pos yang tersedia di Kabupaten Pasuruan dan patroli di daerah rawan kecelakaan serta di daerah rawan yang lainnya,” katanya.

“Untuk tindakan preventif kita membantu para penyebrang jalan yang bukan pada tempatnya, mengatur arah yang tepat supaya sampai tujuannya, serta mengatur lalulintas supaya tidak macet di jalanan.” jelas Kasatlantas Evon. (pur/abu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eleven + eighteen =