Banjir terburuk di Malaysia 160.000 orang mengungsi

KORANFAKTA.NET, KELANTAN РJumlah orang yang dievakuasi di Malaysia akibat banjir melonjak hingga mencapai lebih dari 160.000 orang, Sabtu (27/12). Ini merupakan banjir terburuk yang pernah terjadi, sehingga memaksa Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengakhiri liburannya lebih awal  di Amerika Serikat.

Pandangan udara dari jalan-jalan banjir Taman Nasional di Kuala Tahan, Pahang 24 Desember 2014/Reuters
Pandangan udara dari jalan-jalan banjir Taman Nasional di Kuala Tahan, Pahang 24 Desember 2014/Reuters

Najib Razak tiba di Kelantan, wilayah yang memiliki masalah terbesar di antara delapan negara yang terkena dampak banjir , setelah kembali dari Hawaii  Jumat (26/12) karena dikritik publik absen ketika banjir memburuk.

Najib mengumumkan tambahan 500 juta ringgit ($ 143.310.000) akan digunakan untuk membantu korban setelah banjir mereda, menyusul alokasi awal pemerintah sebesar 50 juta ringgit dua hari yang lalu.

Jumlah orang yang dievakuasi telah mencapai 160.000 orang, meningkat tajam dari 100.000 sehari sebelumnya.

Perdana menteri Najib Razak menghadiri briefing dengan Dewan Keamanan Nasional, Manajemen Bencana Nasional dan Komite Bantuan, pemerintah negara bagian dan responden darurat lokal.

Wilayah timur laut Semenanjung Malaysia terkena dampak terburuk dan secara teratur terkena banjir setiap tahun karena hujan lebat, demikian dilaporkan Reuters.

Editor : Arlita Ratnasari