Mabes TNI AD Evaluasi TMMD 2016 Gresik

KORANFAKTA.NET, GRESIK – Ketua Tim Wasev TMMD ke 97 TA 2016 dari Staf PJO TMMD Sterad Brigjen TNI Yudi Satriyono, Sterad (Mabesad ) dan Letkol Inf Purnomo Sidi (Perwira Sterad Mabesad), meninjau hasil TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0817/Gresik di Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik TA 2016.

Dalam peninjauan kali diikuti oleh Letkol Kav Rahyanto Edi (Waaster Kasdam V/Brawijaya) Evaluasi (Wasev), Dandim 0817 Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto, Kasdim 0817 Mayor Sampak dan para Danramil jajaran Kodim setempat.

Meskipun kondisi panas dan kemarau, namun tak menyurutkan niat Tim Wasev dalam meninjau lokasi TMMD.

Dalam pelaksanaan TMMD tahun ini, pemerintah daerah mengucurkan dana sebesar Rp. 1,8 miliar untuk membantu mensukseskan pelaksanaan TMMD yang difokuskan pada pembangunan fisik maupun nonfisik.

Sasaran utama dalam pelaksanaan TMMD tersebut adalah pendalaman waduk Desa Ngabetan, peningkatan jaringan irigasi skunder, pembuatan gapura batas, jaringan irigasi peningkatan usaha tani, jaringan irigasi desa, pembuatan MCK dan tempat wudhu musholla.

Sedangkan pembangunan nonfisik meliputi berbagai penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan tim TMMD kepada masyarakat, misalnya penyuluhan narkoba, penyuluhan hukum, penyuluhan wasbang, penyuluhan agama, KDRT, Penyuluhan PKK, pelatihan PKK serta pelatihan service handphone .

Letkol Kav Widodo Pujianto mengatakan, kegiatan TMMD ini merupakan kegiatan lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintahan non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta masyarakat.

Menurutnya, tujuan tinjauan ini untuk meningkatkan kinerja para prajurit TNI, terutama dalam pelaksanaan TMMD tersebut. Peningkatan kinerja baik dalam pelaksanaan maupun administrasi.

Sementara itu, Brigjen TNI Yudi Satriyono, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan TMMD yang digelar Kodim 0817 Gresik dan Pemkab Gresik tersebut. Pasalnya, kegiatan tersebut merupakan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan pembangunan-pembangunan agar dapat setara dengan daerah lain yang mudah dijangkau.

“Semua pihak harus berperan aktif dalam pemeliharaan hasil pembangunan TMMD, jika tidak, maka sangat disayangkan karena dana yang digelontor jumlahnya tidak sedikit,” kata Brigjen TN Yudi. (MUH).