Home Lingkungan Bali tetapkan sanksi denda bagi pembuang sampah sembarangan

Bali tetapkan sanksi denda bagi pembuang sampah sembarangan

194
0
SHARE

KORANFAKTA.NET, Denpasar – Sebanyak 30 orang warga mengikuti sidang untuk tindak pidana ringan mengenai pelanggaran kebersihan di Kota Denpasar. Sidang tersebut digelar di luar pengadilan, tepatnya di Balai Banjar Kedaton, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar Timur. Sidang kali ini dipimpin Hakim Achmad Peten Sili dan Jaksa I Nyoman Bela Putra Atmaja.

Hakim menjatuhkan sanksi berupa denda kepada para pelanggar dengan kisaran Rp 1 juta-Rp 2 juta. Salah seorang pelanggar, Sunaryo, mengaku bersalah karena membuang sampah tidak pada waktu yang ditetapkan, yaitu sekitar pukul 17.00-19.00 WITA. Dia memilih membayar denda Rp 1 juta ketimbang dihukum kurungan penjara tiga bulan.

Buang sampah sembarmangan/ilustrasi
Buang sampah sembarmangan/ilustrasi

Sunaryo awalnya terbukti secara sengaja mengambil kardus di salah satu kawasan toko dan membuang isi sampahnya sembarangan. Pria asli Surabaya yang bekerja di Denpasar ini masih kaget dengan besaran denda yang wajib dibayarnya. “Saya kapok. Saya janji tidak melakukannya lagi,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, sidang terhadap pelanggar kebersihan ini sudah sering dilakukan. Tujuannya untuk mendisiplinkan masyarakat akan kebersihan dan memasyarakatkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2000 tentang Kebersihan dan Ketertiban Umum Kota Denpasar.

“Kami mengimbau masyarakat ikut serta memelihara kebersihan lingkungan Kota Denpasar. Ini juga bagian dari revolusi mental bidang kebersihan,” kata Sayoga.

Membuang sampah sembarangan dan tidak pada jadwalnya di Kota Denpasar, kata Sayoga, merugikan banyak pihak. Kerugian itu tidak hanya secara estetika karena Denpasar merupakan ibu kota provinsi, tetapi juga aspek lingkungan. Para pelanggar yang tertangkap langsung oleh Satuan Petugas Kebersihan DKP Kota Denpasar juga menerima hukuman di tempat. Mereka biasanya akan diminta menyapu, menyiram tanaman perkotaan atau ruas jalan di pusat kota, atau hukuman membersihkan sampah. (lit/rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − four =