Berprofesi Sebagai Curanmor, Pasutri Asal Tambak Sari Masuk Bui

Laporan Wartawan Koranfakta.net Muhammad Isman

KORANFAKTA.NET, GRESIK – Jajaran Reskrim Polres Gresik, berhasil mengamankan pasangan suami isteri (pasutri), berinisial YM (29) dan DV (27), warga Tambak Sari 248 Rt.8 Krembangan, Surabaya.

Bagaimana tidak, pasutri yang memiliki dua anak ini nekat melakukan pencurian sepeda motor dengan sasaran toko-toko swalayan dan parkiran kounter ATM. Bahkan, sebelumnya aksinya dihentikan jajaran Reskrim Polres Gresik, sejatinya sempat melakukan aksinya hingga empat kali di wilayah hukum Polres Gresik yang diantaranya di Kecamatan Kebomas.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo (kiri) didampingi Kasubag Humas Polres Gresik AKP Ricky (kanan) saat konfrensi pers terkait penangkapan pasutri pelaku curanmor, Selasa (10/1/2017) di Mapolres Gresik. (Ft. Mad)
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo (kiri) didampingi Kasubag Humas Polres Gresik AKP Ricky (kanan) saat konfrensi pers terkait penangkapan pasutri pelaku curanmor, Selasa (10/1/2017) di Mapolres Gresik. (Ft. Mad)

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Heru Dwi Purnomo didampingi Kasubag Humas Polres Gresik AKP Ricky dan Kanit I Pidum Reskrim Ipda Moch. Dawud mengakui jika jajarannyan berhasil menangkap pasutri YM dan DV terkait kasus curanmor dengan pemberatan.

Selain tersangka YM dan DV, sebut Heru Dwi, masih ada satu tersangka teman pelaku YM yakni Sugiono alias Gogon yang kini masih pencarian petugas dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Aksi pasutri ini terbongkar, awalnya saat YM bersama Gogon melakukan pencurian sebuah sepeda motor Yamaha Vixon Nopol AE 2344 WC milik Karunia Edy di parkiran ATM BRI Cabang Gresik, Jalan Pangsud sekitar pukul 21.00 malam,” kata Heru Dwi, Selasa (10/1/2017).

Nah, saat sepeda motor tersebut didorong ke luar pagar halaman BRI, tiba-tiba teman korban melihat dan berteriak minta tolong. Warga pun langsung berdatangan di lokasi dan berusaha menggagalkan aksi YM bersama temannya Gogon.

Alhasil, wargapun berhasil mengamankan YM, sementara Gogon berhasil meloloskan diri dari kejaran massa.

“Dari hasil pengembangan inilah diketahui bahwa YM beraksi bersama isterinya dan teman lainnya yang masih buron,” jelasnya.

Dari keterangan YM, terungkap bahwa ia melakukan aksinya bersama istrinya. Dan pengakuan YM ini sama dengan petunjukkan yang terekam di CCTV goko Alfamidi saat keduanya beraksi di halaman parkir Alfamidi Perum KBG, Jalan Kalimantan dengan berhasil membawa kabur sepeda motor Beat Nopol W 4911 KM milik Abdul Rohman, Desa Ambeng-Ambeng Wetan, Duduksampeyan, Gresik.

“DV ini kita tangkap ketika datang membezuk suaminya YM yang lebih dulu diamankan, karena ia datang memakai baju dan tas yang sama di CCTV, petugas mencoba mendekati dan mengamankannya. Betul, saat diintrogasi akhirnya DV mengakui semua perbuatannya,” terang Heru yang masih didampingi AKP Ricky.

Kini YM dan DV, harus mendekam dijeruji Mapolres Gresik untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan 5 KUHP dengan ancaman kurungan 7 penjara.

Selain itu, dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, dua lembar STNK Yamaha Vixion dan STNK sepeda motor Beat, satu pasang baju hem hijau dan sweater coklat serta satu buah HP Smartfren coklat. (Abd)