alt

Muslim Rohingya, Teraniaya dan Terlupakan

altPerubahan politik di Myanmar dan tampilnya peraih Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi sebagai anggota parlemen ternyata tidak berdampak besar terhadap nasib etnis Muslim Rohingya. Kaum yang sudah lebih dari tiga dekade tinggal di Myanmar-jauh sebelum Inggris menjajah negeri junta militer itu-kini menghadapi ancaman serius pemusnahan dan pengusiran di tengah pesta globalisasi dan demokrasi dunia. Masyarakat internasional pun diam saja.

alt

Generasi Muda Harus Jadi Wirausaha

altMASALAH ekonomi adalah masalah yang dari dahulu sampai saat ini terus menjadi beban tiap-tiap Negara. Bagaimana tidak, masalah ini adalah masalah yang menyangkut akan kehidupan, baik itu kehidupan secara pribadi maupun kehidupan bernegara. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani permasalahan ini, kita patut apresiasi langkah-langkah yang diambil pemerintah meskipun hasilnya belum maksimal. Paling tidak ada langkah upaya tindakan secara nyata oleh pemerintah.

alt

North Korea needs a new direction

altA half year has passed since the Dec. 17, 2011, death of former North Korean leader Kim Jong Il. The "military first" policy is his legacy. North Korea's new leader, Kim Jong Un, his youngest son, should pursue the path of giving priority to improving the well-being of the North Korean people. Such a policy will help stabilize not only the East Asian security environment but also North Korea itself in the end.

alt

Menjaga Tanah Bali sebagai ’’Titipan’’ Leluhur

altGENERASI muda Bali makin bangga bekerja di kapal pesiar. Pasalnya, dari banyak contoh yang bekerja di kapal pesiar ketika mereka kembali ke Bali, mampu membangun rumah mewah,membuat sanggah dan lain sebagainya.

alt

Umat Islam Itu Pemersatu Bangsa!

altSyahganda Nainggolan, lahir di Medan, Sumatra Utara, 27 November, 1965. Semasa mahasiswa, dia ada lah aktivis mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Karena sikap kritisnya terhadap rezim Orde Baru dia sempat masuk penjara dan dipecat dari kuliahnya di juruan Geodesi ITB.

alt

Siapa yang Intoleran?

altVictor Silaen, dosen FISIP Universitas Pelita Harapan, dalam opininya di Sinar Harapan, 29 Mei 012, mengemukakan keheranannya atas klaim Menteri Agama bahwa Indonesia adalah negara yang paling toleran. Menurutnya, merujuk data dari beberapa lembaga dan LSM, toleransi di negara ini masih jauh panggang dari api.

alt

Masa Depan Self Publishing

altTiga tahun belakangan, geliat self publishing menjadi tren baru dunia perbukuan Indonesia. Hal ini bisa dibuktikan dengan keha diran para penyedia layanan penerbitan indie, seperti Leutika Prio, Nulis Buku, Indonesia Self Publishing, ataupun Gre Publishing, yang mampu memasok ribuan judul buku baru hanya dalam waktu singkat.

alt

Catatan Harlah ke-89 NU Kembali kepada Jalur Perjuangan

altRabu, 16 Rajab 1433 H, bertepatan dengan 6 Juni 2012, Nahdlatul Ulama (NU) berusia 89 tahun.

Peringatan hari ulang tahun dengan kalender Hijriah ini merupakan amanat muktamar di Makassar pada 2010. Amanat ini bermakna agar NU kembali kepada jati diri perjuangannya, yakni sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang berjuang sepenuhnya untuk kebaikan dan kesejahteraan publik.

alt

MTQ untuk Kerukunan

altMusabaqah tilawatil Quran (MTQ) telah melahirkan paradigma baru bagi keberagamaan umat Islam Indonesia. Sejak kali pertama dicanangkan secara nasional pada 1968, MTQ memberikan nuansa khas budaya keberagamaan ala Indonesia. Maka, hampir dipastikan, fenomena MTQ menjadi trade mark tradisi religius umat Islam Indonesia.

alt

Opini: Korupsi di Daerah (Riau)

altKehadiran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada saat menangkap tangan pelaku korupsi venu PON  tahun 2012 memang sudah ditunggu lama para penyokong gerakan anti korupsi di Riau. Bayangkan, sejak tahun 2002, saya waktu itu membentuk Koalisi Anti Korupsi (KAK), tetapi koalisi ini berumur pendek. Sepuluh tahun sejak berdirinya KAK baru hadir KPK di Pekanbaru.

Halaman 5 dari 6« Awal...23456