Home Religi Presiden buka MTQN XXVI di Mataram, ajak membumikan Al Quran

Presiden buka MTQN XXVI di Mataram, ajak membumikan Al Quran

206
0
SHARE

MATARAM – Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) XXVI di Gedung Islamic Center Mataram, NTB, Sabtu (30/7/2016) malam.

Acara pembukaan juga dihadiri Menag Lukman Hakim Saifuddin, Sekjen Rabithah Al Islami, Gubernur NTB TGH Muh. Zainul Majdi, para Dubes negara sahabat, kafilah dan ribuan masyarakat Mataram dan sekitarnya.

mtqPresiden Jokowi  dalam sambutannya meminta agar perhelatan MTQ yang telah membudaya di Indonesia dapat ditingkatkan kualitasnya, dan dikembangkan sisi pemaknaannya.

Menurut Presiden MTQN harus mampu membumikan Al-Quran sehingga dapat dipahami dan diamalkan masyarakat.

“Prestasi adalah hal utama, namun yang lebih utama dari MTQN adalah syiar dan dakwah bagaimana membumikan Al-Quran. Kita harus jadikan Al-Quran sebagai nafas kita, sebagai pegangan hidup kita,” ujar Presiden.

Presiden prihatin masih banyaknya orang yang mudah mencela, merendahkan orang lain, mengejek dan menjelekkan orang lain, bahkan mengabaikan sopan santun. Padahal semua itu adalah sikap yang tidak sejalan dengan ajaran Al Quran.

Jokowi menyayangkan kecenderungan orang masa kini yang mudah melontarkan ungkapan kebencian, terutama di media sosial, terlebih ketika terjadi konstelasi politik. Melalui MTQN XXVI, Presiden berharap makna Al-Qur’an dapat dipegang teguh dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an dapat benar-benar kita hayati dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sebagai pedoman hidup umat Islam, Al-Qur’an mengandung pesan dan nilai kemanusiaan, nilai kesalehan sosial. Karenanya, sebagai Negara dengan berpenduduk Muslim terbesar, sudah saatnya Indonesia menjadi sumber pembelajaran bagi seluruh dunia. Islam di Indonesia sudah merupakan Islam Moderat, lanjut Presiden, sementara negara-negara lain masih mencari format.

Melalui lantunan ayat-ayat suci dalam MTQ tahun ini, Presiden berharap kehidupan negara bisa terasa lebih sejuk, damai, dan indah, sesejuk dan seindah lantunan ayat Al-Qur’an. Presiden mengajak masyarakat untuk saling menjaga optimisme dalam menghadapi tantangan-tantangan global yang semakin sulit.

“Jadikan MTQN sebagai stimulan untuk meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran Islam sebagai Rahmatan lil ‘Alamin,” harap Presiden, seperti dikutip situs kemenag.go.id

 

Redaktur : Agung Budiarto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

twelve − 5 =