Golongan Yang Bersyukur

“Kenapa engkau berdoa sedemikian rupa (Ya Allah! masukkanlah aku ke dalam golongan yang sedikit), apakah tidak ada  permintaan lain yang engkau mohonkan kepada Allah?”

Pemuda tersebut menjawab: “Ya Amirul Mukminin! Aku membaca doa tersebut karena aku  takut dengan penjelasan Allah seperti firman-Nya dalam surah al-A’raaf ayat 10 yang artinya:

“Sesungguhnya Kami (Allah) telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi (sumber/jalan) penghidupan. (Tetapi) amat sedikitlah kamu bersyukur”.

Aku memohon agar Allah memasukkan aku dalam golongan yang sedikit, yaitu terlalu sedikit orang yang tahu bersyukur kepada Allah,” kata pemuda tersebut. Mendengar jawaban itu, Umar al-Khattab menepuk kepalanya sambil berkata kepada dirinya sendiri:

“Wahai Umar, alangkah jahilnya engkau, orang lain lebih alim daripadamu”.

Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan yang sedikit ini, Amin.

“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. ( QS. Ibrahim: 7)

Ingatlah  nikmat dan karunia Allah, Ingatlah Pemberi Nikmat yang Maha Pemurah mengaruniakan segala nikmat kepada kita.

Maka jadilah golongan yang sedikit , yaitu golongan orang-orang yang bersyukur. Ya Allah! Masukkanlah aku ke dalam golongan yang sedikit”