Beginilah Merayakan Idul Adha di Palestina

KORANFAKTA.NET — Pada tanggal 12 September 2016  atau bertepatan tanggal 10 Dzulhijjah 1437 H lantunan takbir menggema di seluruh penjuru dunia. Umat Islam di seluruh dunia bersuka cita  merayakan hari raya Idul Adha.

Idul Adha bagi umat Islam di seluruh dunia adalah sebagai bentuk pengorbanan seperti apa yang telah dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS. Pada hari raya ini umat Islam dianjurkan menyembelih hewan-hewan kurban seperti kambing atau domba, sapi, kerbau, ataupun unta.

sheep-gazaNamun tidak semua umat Islam bisa melakukan hal ini, jika mereka sebagai minoritas mengalami kesulitan  mendapatkan ijin menyembelih hewan kurban di tempatnya tersebut karena mereka tak paham akan arti kurban tersebut. Berbeda dengan yang tinggal di negara yang mayoritas Islam seperti Indonesia tentunya akan bebas untuk menyaksikan proses penyembelihan tersebut.

Bagi mereka yang tidak bisa melaksanakan kurban di negara atau daerahnya, akan menyalurkan atau menitipkan kepada lembaga-lembaga terdekat di sekitarnya atau lembaga sosial yang berada di negara lain yang nantinya hewan kurban tersebut akan didistribusikan ke negara yang rawan pangan, bencana, maupun konflik.

Ada satu hal yang menarik pada Idul Adha  di tengah konflik dan peperangan di Palestina mereka tetap bisa menyembelih hewan kurbannya walaupun Israel sudah melarang dan mengawasi hal itu. Dengan strategi dan kecerdasaan yang mereka miliki mereka pun membawa hewa kurban yaitu kambing untuk dibawa menuju terowongan tempat mereka bersembunyi. Tentunya untuk membawa kambing tersebut bukanlah perkara yang mudah mereka harus menggunakan tali dengan mendereknya dari atas ke bawah.

Sesampainya di bawah mereka pun bisa mengeksekusi hewan tersebut dengan semestinya. Membagikan, memasak, dan menyantapnya bersama-sama. Pada tahun-tahun sebelumnya umat Islam di Palestina tak diiznkan untuk menyembelih hewan kurban. Mereka pun sering kali mendapatkan hewan tersebut dari bantuan para lembaga yang ada di seluruh dunia. Yang boleh mereka lakukan adalah shalat Idul Adha saja itu pun di halaman mesjid Al-Aqsha dimana saat ini untuk memasukinya terbatas hanya boleh kaum wanita saja.

Semoga apa yang mereka korbankan, dan kita korbankan untuk mereka bisa diterima oleh Allah swt. Yang jelas semoga peperangan tersebut  bisa segera berakhir agar Palestina kembali merdeka. (izzah/knrp/abu)