Pemerintah Saudi Arabia Peduli Kesehatan Jemaah

JEDDAH -Pemerintah Saudi Arabia memberikan perhatian terhadap kesehatan jemaah haji, bahkan sejak kedatangan di bandara.

Sebagai tindakan preventif, ada petugas dari Kementerian Kesehatan Saudi Arabia memberikan sosialisasi melalui selebaran instruksi kesehatan kepada setiap jemaah haji. Seperti terlihat di Kloter SUB 39 asal Gresik, yang tengah persiapan ihram, di Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah, Kamis (25/8) siang.

Petugas dari Kementerian Kesehatan Saudi Arabia tengah bersiap memberikan sosialisasi kesehatan (fofo: MCH)/Kemenag
Petugas dari Kementerian Kesehatan Saudi Arabia tengah bersiap memberikan sosialisasi kesehatan (fofo: MCH)/Kemenag

Informasi praktis tercantum dalam selebaran kesehatan, dilengkapi gambar dan menggunakan bahasa Indonesia, sehingga memudahkan bagi jemaah untuk memahami.

Kepada jemaah, dihimbau untuk selalu mengenakan gelang identitas dan kartu pengenal berisi data diri dari riwayat kesehatan. Bila bepergian, hendaknya menggunakan payung untuk menghindari sengatan matahari langsung dan mengenakan masker yang diganti secara teratur. Menutup mulut dan hidung saat bersin dengan tisu, serta membuangnya di tempat sampah.

Dalam hal kebersihan, jemaah dihimbau untuk selalu mencuci kedua tangan dengan air dan sabun, khususnya sebelum bersentuhan dengan makanan. Termasuk mencuci sayuran dan buah-buahan sebelum dikonsumsi. Begitu pula dengan alat cukur, dihimbau untuk menggunakan alat cukur sekali pakai dan tidak berbagi pakai dengan orang lain.

Jemaah juga dihimbau tidak membeli makanan dari penjual keliling atau makanan terbuka, karena berpotensi terkena polusi. Periksa selalu tanggal kadaluarsa yang tercantum di bungkus makanan. Jika masak makanan sendiri, sebaiknya langsung disantap setelah dihidangkan atau disimpan dalam lemari pendingin. Makanan matang berada dalam suhu kamar atau di dalam bis, lebih dari dua jam, dapat dengan mudah tumbuh bakteri penyebab keracunan.

Guna menghindari terkontaminasi penyakit, jemaah dilarang menyentuh cairan atau sisa kotoran orang lain, seperti air kencing, kotoran, ingus dan darah serta tidak meludah sembarangan di tanah.

Bagi jemaah yang memiliki penyakit, agar senantiasa menyimpan obat yang diperlukan secukupnya ditempat aman. Minumlah obat-obatan secara teratur sesuai petunjuk dokter dan makan makanan sehat sebagaimana yang dianjurkan dokter. (kemenag/abu)