Satpol Diminta Tegas Tindak Pengelola Air Bawah Tanah Ilegal

KORANFAKTA.NET, GRESIK – Satpol PP Pemkab Gresik, Jawa Timur diminta bersikap tegas kepada penjual air bawah tanah di Rt.1 Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas yang mamanfaatkan sumur bor.

Pasalnya, usaha penjualan air yang memanfaatkan sumur bor dengan diameter lebih besar di atas rata – rata sumur bor milik warga justru menuai dampak terhadap sumur warga sekitar.

Selain usaha memanfaatkan air bawah tanah ini tidak mengantongi izin ABT dari pemerinrah. Sehingga usaha tersebut dinilai ilegal.

Sejumlah warga yang tidak bersedia menyebut namanya, mulai mengeluh, karena berdampak sumur warga mengering karena sumber air disedot besar – besaran yang berlangsung kontinyu siang malam.

“Sudah beberapa hari ini, usaha penjualan air bawah tanah yang memanfaatkan sumur bor tersebut beroperasi,” kata Ali, warga setempat.

Permintaan warga untuk menutup penjualan air bawah tanah yang ditengarai ilegal itu bukan sekedar alasan karena tidak ada izin.

Namun yang lebih parah adalah adanya dampak lingkungan, termasuk mengeringnya sumur warga dan hingga munculnya dampak keresahan warga akibat kesulitan air.

“Mereka harus mengurus izin dahulu. Dan selama pengajuan izin, pompanisasi air bawah tanah ini harus ditutup,” timpal Udae, warga yang tak jauh dari sumur bor itu.

Apakah lembaga perizinan nanti mengeluarkan izin atau tidak itu urusan bagian Perizinan.
Sebab lembaga inilah yang berhak mengeluarkan izin atau tidak. Karena itu juga akan dikaji dampak lingkungannya.

Kabid Operasi dan Ketertiban Umum Satpol PP Gresik, Mulyono mengatakan setiap aktifitas pengelolaan aur bawah tanah harus mrmiliki ijin ABT. Ijin tersebut dikeluarkan oleh pihak Pemprov Jawa Timur.

Jika ada sumur bor kebutuhan airnya diperjual belikan tanpa ijin, itu ilegal.

Sementara itu, diperoleh data bahwa pemilik sumur bor tersebut diketahui berinisial Haji As, warga Rt.1 Prambangan. Sayangnya, saat hendak ditemui awak media, ia terkesan menghindar.

Sementara itu, dari lokasi pengambil air diketahui puluhan mobil truk tengki keluar masuk mengangkut air bersih. Truk tengki ini, ukurannya bervariasi mulai dari 5,000 liter hingga lebih. (TRY)