Fahira Idris : Kami siap melawan rencana pengembangan industri miras

KORANFAKTA.NET | Ketua Gerakan Nasional Anti Miras Fahira Idris secara tegas menolak rencana pemerintah untuk mengembangkan industi minuman keras (Miras). Menurutnya, jika rencana itu direalisasikan maka gerakan nasional anti miras akan galang kekuatan untuk menolak rencana tersebut.

Minuman keras-miras/Illustrasi
Minuman keras-miras/Illustrasi

“Jangan sampai Indonesia dikenal sebagai negara pengekspor miras, jangan sampai hal itu terjadi. Kami akan lawan rencana ini,” tegas Fahira, seperti dikutip suara-islam.com

Menurut Fahira, dalam berbangsa dan bernegara, nilai luhur apalagi yang bersumber dari kitab suci agama yang diakui negara, harus menjadi rujukan dalam mengeluarkan kebijakan negara. Dan rencana pengembangan industri miras ini juga menggambarkan pemerintah dalam hal ini kementerian perindustrian tidak punya inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan industri.

“Masih banyak industri bidang lain yang lebih yang lebih prospektif. Ini menunjukkan kemalasan berfikir. Kita sangat miris mendengarnya,” ujar Fahira Rabu (21/82013).

Kemudian lanjut Fahira, alasan pemerintah mengembangkan industri miras untuk parawisata juga mengada-ada. Menurutnya, wisatawan ke Indonesia datang untuk melihat keindahan alam dan mencicipi kuliner, bukan untuk bisa bebas minum miras.

Fahira mencatat, selain merusak generasi bangsa, adanya pabrik miras di Indonesia saat ini saja sudah memakan banyak korban dan merusak tatanan sosial.

“Apa menteri perindustrian bisa menjamin miras-miras yang diproduksi tidak diminum anak dibawah umur? Lihat digerai-gerai mini market, warung, bahkan mini market. Miras dijual bak kacang goreng, dari anak kecil sampai orang tua bebas membelinya. Dan itu dijual 24 jam non stop.” ungkap Fahira. (SI/ABU)