Home Keluarga NIkah di KUA Gratis. Ini Alur Pelayanan Nikah

NIkah di KUA Gratis. Ini Alur Pelayanan Nikah

704
0
SHARE

KORANFAKTA.NET, Kediri — Bagi yang masih jomblo, baper, galau, php, ayo segera move on. Prosedur nikah sudah dipermudah. Biaya nikah pun sudah digratiskan. Jadi nunggu apalagi?

Ungkapan diatas adalah anjuran kemudahan dan kemurahan agar segera menikah bagi masyarakat yang telah memenuhi syarat membangun keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah.

Tata cara pelayanan nikah terbaru telah diatur dalam Peraturan Pemerintah No 48 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama.

Alur pelayanan nikah
Alur pelayanan nikah

Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 mengatur biaya pernikahan hanya terbagi menjadi dua, yaitu: 1) gratis atau nol rupiah jika proses nikah dilakukan pada jam kerja di Kantor Urusan Agama (KUA); dan 2) dikenakan biaya Rp.600.000,-  (Enam ratus ribu rupiah)  jika nikah  dilakukan di luar KUA dan atau di luar hari dan jam kerja.

“Tidak ada biaya lain yang harus dikeluarkan oleh calon pengantin di luar yang sudah ditentukan oleh peraturan tersebut. Pungutan biaya di luar yang sudah ditentukan bisa dimasukan dalam kategori gratifikasi,” tegas Machasin, Dirjen Bimas Islam beberapa waktu lalu.

Untuk memastikan tidak ada lagi pungutan biaya (gratifikasi) di luar ketentuan, berikut ini prosedur dan alur pelayanan nikah:

1. Calon pengantin mendatangi RT/RW untuk mengurus surat pengantar nikah untuk dibawa ke kelurahan;

2. Calon pengantin mendatangi kelurahan untuk mengurus surat pengantar nikah (N1 – N4) untuk dibawa ke KUA (Kecamatan),

a) Jika pernikahan dilakukan di luar Kecamatan setempat, maka calon pengantin mendatangi KUA(Kecamatan) setempat untuk mengurus surat pengantar rekomendasi nikah untuk dibawa ke KUA (Kecamatan) tempat akad nikah.

b) Jika waktu pernikahan kurang dari 10 hari kerja, maka calon pengantin mendatangi Kantor Kecamatan tempat akad nikah untuk mengurus surat dispensasi nikah.

3. Calon pengantin mendatangi Kantor KUA (Kecamatan) tempat akad nikah untuk melakukan pendaftaran nikah;

a) Jika pernikahan dilakukan di KUA (Kecamatan), maka calon pengantin tidak dikenakan biaya alias gratis.

b) Jika perikahan dilakukan di luar KUA (Kecamatan), maka calon pengantin mendatangi Bank Persepsi yang ada di wilayah KUA tempat menikah untuk membayar biaya nikah sebesar Rp 600.000,- lalu menyerahkan SLIP SETORANNYA ke KUA tempat akad nikah.

4. Calon pengantin mendatangi KUA (Kecamatan) tempat akad nikah untuk melakukan pemeriksaan data nikah calon pengantin dan wali nikah;

5. Calon pengantin melaksanakan akad nikah, di KUA (Kecamatan) atau Lokasi Nikah, untuk kemudian diakhiri dengan penyerahan buku nikah.

“Mengenai dokumen yang dibuat RT-RW-kelurahan, pengaturan lebih lanjut dengan kementerian dalam negeri akan dilakukan,” jelas Machasin.

KEMENAG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 4 =