Kejari Sudah Terima SPDP Dari Polres Manokwari

Saat ini Kejaksaan Negeri Manokwari sedang menunggu berkas dari penyidik Polres Manokwari untuk diproses lebih lanjut.

Kajari Manokwari Herman H Harsono, SH yang dikonfirmasi Koran ini diruang kerjanya, Selasa (12/6) mengakui pihaknya sudah menerima SPDP dari penyidik Polres Manokwari dengan tersangka YDH (42 tahun) yang menipu Wagub Papua Barat sebesar Rp 750 juta. “Berkasnya belum dilimpahkan, tapi SPDP-nya sudah ada,”tuturnya seraya menambahkan pihaknya langsung memerintahkan jaksa untuk P-16.

Tersangka berinisial YDH yang saat ini diamankan diruang tahanan Polres Manokwari menipu korban dengan mengaku sebagai wakil penyandang dana yang memiliki fasilitas untuk pendanaan prospek Pilkada seluruh Indonesia. Saat itu, tersangka menjanjikan kepada korban akan membantu mencairkan dana sebesar Rp 150 miliar.

Untuk meyakinkan korban, pelaku membuatkan surat permohonan untuk mendapatkan dana tersebut. Bahkan, pelaku juga membuatkan surat perjanjian kerja sama. Sekitar Maret hingga Mei 2011, tersangka meminta uang hingga mencapai angka Rp 750 juta untuk pengurusan dana tersebut. Korban pun memberikan uang kepada tersangka secara bertahap.

Namun, beberapa bulan kemudian dana yang dijanjikan tersebut tidak kunjung cair. Merasa tertipu,  korban menempuh jalur hukum dengan membuat laporan polisi. Pantauan Koran ini, Selasa (12/6) tersangka masih mendekam diruang tahanan Polres Manokwari.
(Johanis Rahangmetan)