AQUA Danone Nations Cup 2014 : Anak Papua Bertanding di Stadion Mandala Kebanggaan Bumi Cendrawasih

JAYAPURA, KORANFAKTA.NET- Pertandingan final regional AQUA Danone Nations Cup (AQUADNC) 2014, untuk wilayah Papua berlangsung 27-28 Februari 2014 di Stadion Mandala, Jayapura.

Kota ini merupakan kota ketujuh dari 13 kota yang menyelenggarakan final regional AQUADNC 2014 sejak dimulainya putaran final kualifikasi daerah pada 17 Januari 2014, dan akan berlanjut di beberapa kota besar lain hingga berakhir pada 27 April 2014.

Aqua-Danone-Nations-Cup-2013Juara AQUADNC akan membela nama Indonesia pada Final Dunia AQUADNC di Brazil yang berlangsung pada bulan Oktober mendatang. Tahun ini, final kualifikasi AQUADNC regional Papua dilaksanakan di stadion kebanggaan masyarakat Papua, yakni Stadion Mandala.

Stadion yang berkapasitas 30.000 penonton ini adalah markas klub Liga Super Persipura serta sejumlah pemain besar asal Papua, yang kerap digunakan untuk pertandingan-pertandingan bergengsi baik tingkat nasional maupun internasional.

Masing-masing pemenang dari babak kualifikasi lokal akan bertanding di final nasional AQUADNC pada bulan Juni 2014, untuk menentukan siapa yang berhak mewakili Indonesia di Brazil. Juara final nasional ini berhak membawa nama Indonesia di Final Dunia berhadapan dengan tim dari 31 negara lainnya dengan mendapat pelatihan langsung dari mantan pelatih Timnas senior asal Brazil, Jacksen F.Tiago.

Papua dikenal sebagai wilayah potensial dan memiliki masa depan yang cerah dalam bidang sepak bola. Terbukti dengan munculnya sederetan nama pemain sepak bola muda dan berbakat yang membanggakan bangsa dari Tanah Papua, seperti Boaz Solossa, Lukas Wellem Mandowen, dan Oktavianus Maniani. Hal ini menjadi sorotan sang pelatih AQUADNC. Jacksen F Tiago memandang ajang festival sepak bola anak-anak ini sebagai kesempatan untuk mencari bibit muda atlet sepak bola Indonesia.

“Saya sudah lama mengamati perkembangan pemain-pemain muda di Indonesia. Saya pikir pembinaan pesepakbola di usia dini merupakan faktor yang signifikan dalam regenerasi pemain dan kesinambungan prestasi. Turnamen AQUADNC ini sangat bermanfaat untuk menggali potensi anak-anak Indonesia dalam sepak bola. Banyak dari mereka yang saat ini menjadi tulang punggung di klubnya dan juga timnas Indonesia baik senior maupun di tingkat junior,” katanya.

Sementara itu, Brand Director Danone AQUA, Febby Intan, mengatakan, “Melalui AQUADNC, anak-anak Indonesia akan mendapatkan kesempatan yang sama seperti pemain kelas dunia untuk bermain sepak bola membela negara di pentas dunia”.

“Festival ini dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk menjalin persahabatan dengan teman-teman baru, sekaligus belajar menjunjung tinggi semangat sportifitas dalam bermain. Dengan penyelenggaraan AQUADNC ini, kami ingin menyatukan anak-anak Indonesia yang memiliki kecintaan terhadap sepak bola untuk mewujudkan mimpi mereka,” ujarnya.

Danone AQUA telah menyelenggarakan AQUADNC selama 12 tahun yang dibuka untuk seluruh anak Indonesia, baik dari Sekolah Sepak Bola (SSB) maupun Sekolah Dasar (SD). Tahun ini, Danone AQUA menargetkan kenaikan peserta lebih dari 50% dari tahun sebelumnya, serta memperluas jangkauannya hingga ke 32 provinsi.

Pada tahun 2013, tercatat 5.766 tim atau lebih dari 63.000 anak yang mendaftarkan diri untuk festival ini. AQUADNC telah melahirkan pemain-pemain berbakat yang sudah memberikan kontribusi bagi sepak bola Nasional. Hal ini dapat dilihat dari para pemain yang tergabung dalam U-23, yaitu; Rasyid Bakri yang berasal dari PSM Makassar, Andritany Ardhiyasa dari Persija Jakarta, serta Andik Vermansyah dari Persebaya Surabaya.

Baru-baru ini, kita juga melihat prestasi para alumni AQUADNC yang membanggakan, yaitu Muchlis Hadi Ning Syaifullah dari Parsekap Pasuruan yang tergabung dalam pemain Timnas U-19 serta Asnawi Mangku Alam, kapten Indonesia final dunia Madrid 2011, sebagai pemain U-16 dan sekaligus menjadi bagian dari tim yang menempati posisi Runner Up Piala AFF U-16 Myanmar. (ENO)